본문으로 건너뛰기

Terjemahan ini dibuat oleh AI dan belum ditinjau manusia. Jika Anda menemukan kesalahan, beri tahu kami di biz360.kr/contact. Untuk aturan keselamatan, ikuti teks asli bahasa Korea dan instruksi di lapangan.

#21안전/환경전체45분

Pencegahan Kebakaran dan Keselamatan Pemadam Kebakaran

Evakuasi awal mengurangi kerugian sebesar 90%

인쇄용 교육자료이수 확인란 포함

🎯 학습 목표

  • Pemilihan alat pemadam api dapat dilakukan berdasarkan jenis kebakaran
  • Kenali jalur evakuasi

📚 신입 학습 콘텐츠

Pelajari pembagian kebakaran A (umum), B (cairan bahan bakar), C (listrik), D (logam), K (dapur) dan pemadam api yang sesuai.

Api tidak selalu sama

Api dibagi berdasarkan bahan yang terbakar. Jika tidak mengetahui tingkat api dan menggunakan sembarang alat pemadam, api tidak hanya tidak padam, tetapi justru bisa semakin besar atau menyebabkan percikan api. Oleh karena itu, pada tubuh alat pemadam api wajib terdapat tanda "A·B·C" yang menunjukkan jenis api yang bisa dipadamkan.

Lima Jenis Tingkat Api

TingkatNamaBahan yang TerbakarContoh di Tempat KerjaWarna Tanda pada Alat Pemadam
AApi UmumKayu, kertas, serat, plastikKotak kemasan, palet, pakaian kerjaPutih
BApi MinyakMinyak, cat, thinner, LPGMinyak pelumas, minyak pembersih, catKuning
CApi ListrikPeralatan yang mengalirkan listrikPanel distribusi, motor, kabelBiru
DApi LogamSerbuk magnesium, serbuk aluminiumSerpihan (chip), debu pengasahanTidak berwarna
KApi DapurMinyak gorengMesin goreng di kantin

Mengapa Cara Memadamkan Api Berbeda Berdasarkan Tingkatnya

  • Api A paling baik dipadamkan dengan air. Air menurunkan suhu hingga memadamkan sumber api.
  • Jangan menyemprotkan air pada api B. Minyak akan mengapung di atas air dan api akan menyebar ke berbagai arah. Harus dilapisi dengan busa (foam) atau serbuk pemadam untuk memblokir oksigen.
  • Menyemprotkan air pada api C berisiko terkena listrik. Gunakan CO2 atau serbuk pemadam yang tidak menghantarkan listrik, dan jika memungkinkan matikan saklar terlebih dahulu.
  • Menggunakan air pada api D berisiko menyebabkan ledakan. Serbuk logam bereaksi dengan air dan menghasilkan hidrogen. Gunakan bahan pemadam khusus api logam (serbuk D) atau pasir kering.
  • Api K memiliki suhu minyak yang lebih tinggi dari titik nyala, sehingga meskipun sejenak padam, api bisa kembali menyala. Harus membuat lapisan di permukaan minyak dengan alat pemadam khusus K.

Alat Pemadam yang Paling Umum Ditemukan di Tempat Kerja

Alat pemadam serbuk ABC adalah standar. Karena bisa digunakan untuk semua tingkat A, B, dan C, alat ini ditempatkan di mana-mana di pabrik. Namun, ingat bahwa alat ini tidak bisa digunakan untuk tingkat D dan K.

Di area pemesinan yang sering menumpuk serpihan (chip), dan di kantin yang memiliki mesin goreng, harus tersedia alat pemadam khusus.

Yang Perlu Diperiksa Pada Minggu Pertama Kerja

  • Lokasi alat pemadam api terdekat di area kerja saya (biasanya dalam jarak 20 meter)
  • Jenis api yang bisa dipadamkan oleh alat pemadam tersebut (A, B, atau C)
  • Tingkat api yang mungkin terjadi di proses kerja kami (contoh: jika menggunakan minyak pelumas, maka tingkat B; jika di dekat panel distribusi, maka tingkat C)
  • Jarum pada indikator tekanan alat pemadam berada di rentang hijau atau tidak (jika merah, segera laporkan)

🛠 실습 포인트

  • Latihan Penggunaan Alat Pemadam Api
  • Memastikan jalur evakuasi darurat

🔑 핵심 용어

🔗 관련 모듈

TEAM AI ASSESSMENT

채용 전 검증, 입사 후 교육 — 팀 AI 역량, 숫자로 관리하세요

4영역 실측 팀 진단, 4주 실무 교육, 재진단 델타 리포트까지. 1인 3만원부터.

AQ 팀 진단·교육 알아보기